Sri Fersney Hedwinanto
∙06 November 2026

Content creator kini punya pilihan baru untuk mengedit video langsung dari Mac. Instagram resmi menghadirkan Edits versi desktop yang sebelumnya hanya tersedia di smartphone. Aplikasi edit video gratis ini membawa sejumlah fitur yang lebih advanced, mulai dari multi-track timeline, color grading, hingga dukungan AI agent. Kehadirannya memberi kreator ruang kerja lebih luas untuk mengolah footage, mengatur audio, dan menyempurnakan hasil video tanpa harus bergantung pada smartphone.
Sebelumnya, Edits dikenal sebagai aplikasi edit video untuk perangkat mobile. Sekarang, kreator bisa menggunakannya langsung di Mac dengan layar lebih besar serta kontrol mouse dan keyboard. Perubahan ini terasa penting saat proyek mulai makin ramai: klip video bertambah, audio perlu disesuaikan, dan setiap potongan harus pas dengan alur cerita.
Instagram merilis versi desktop ini pada 5 November 2026. Buat kamu yang mencari aplikasi edit video di laptop, Edits bisa jadi opsi baru untuk dicoba jika menggunakan Mac dengan chip yang kompatibel. Edits untuk Mac juga akan mendapat pembaruan mingguan, jadi fitur dan pengalaman penggunaannya masih akan terus dikembangkan.
Fitur yang paling terasa di versi Mac adalah multi-track timeline. Dengan tampilan ini, kamu bisa menyusun beberapa layer video dan audio dalam satu proyek. Mengatur urutan klip, memotong bagian yang tidak perlu, atau menyesuaikan audio jadi lebih leluasa dibanding mengerjakannya di layar HP.
Fitur ini cocok saat kamu membuat video dengan banyak footage, seperti video promosi, konten edukasi, video produk, atau Reels yang punya beberapa adegan. Kamu juga bisa memakai keyframe untuk mengatur perubahan gerakan dan transisi secara bertahap, serta melihat audio waveform agar potongan video lebih presisi mengikuti musik atau suara.
Edits versi Mac membawa beberapa alat untuk mengatur warna video, seperti color wheels, curves, dan log conversion. Kamu juga bisa mengimpor custom LUT untuk menerapkan tampilan warna tertentu.
Buat kreator, fitur ini berguna untuk menjaga warna video tetap konsisten. Misalnya, saat membuat beberapa video untuk satu brand, kamu bisa menyesuaikan tone warna agar semua konten terasa punya identitas visual yang sama. Tetap gunakan seperlunya—warna yang bagus bukan berarti harus selalu dibuat dramatis.
Bagian yang cukup menarik dari Edits versi Mac adalah dukungan Model Context Protocol (MCP). Sederhananya, MCP memungkinkan AI agent yang kompatibel terhubung dengan tools di dalam aplikasi.
Dalam wawancara dengan The Verge, tim Edits memberi contoh penggunaan AI agent seperti Meta Muse untuk membuat rough cut atau susunan awal video dari kumpulan footage. Setelah AI membantu menyusun potongan awal, kreator bisa membuka proyek tersebut di Edits dan melanjutkan editing secara manual.
Jadi, AI di sini bukan pengganti kreativitas kreator. Perannya lebih sebagai asisten untuk mempercepat beberapa pekerjaan awal, sementara keputusan akhir—mulai dari ritme, cerita, sampai detail visual—tetap ada di tangan pengguna.
Ingin menggunakan font yang sesuai dengan identitas brand? Edits untuk Mac mendukung impor file font sendiri. Pengguna juga bisa mengatur keyboard shortcuts atau menggunakan susunan pintasan dari aplikasi editing lain.
Buat yang sudah terbiasa mengedit dengan keyboard, fitur ini bisa membantu mempercepat pekerjaan karena tidak perlu selalu mencari tools lewat menu.
Edits juga menyediakan fitur pendukung yang sering dibutuhkan saat membuat konten, seperti automatic captions dalam berbagai bahasa, audio library Instagram, serta ratusan sound effects dan video effects.
Audio dan gaya teks yang sudah disimpan di Edits versi mobile juga bisa diakses dari versi Mac. Jadi, kamu tetap bisa memakai elemen yang biasa digunakan tanpa harus mengaturnya ulang satu per satu.
Fitur desktop yang lebih lengkap memberi beberapa keuntungan praktis, terutama buat kreator yang rutin memproduksi video.
Video dari Edits bisa diekspor hingga resolusi 4K tanpa watermark. Ada juga pilihan format video horizontal dan vertikal, jadi hasil editing bisa disiapkan untuk berbagai platform atau kebutuhan konten pribadi—tidak terbatas untuk Instagram saja.
Setelah selesai mengedit, kamu bisa langsung memublikasikan video ke Instagram dari aplikasi Mac. Fitur publikasinya mendukung elemen seperti tagging, lokasi, dan Trial Reels. Dengan begitu, kamu tidak perlu mengekspor video, memindahkannya ke HP, lalu mengunggahnya dari sana.
Ini bisa membantu social media specialist atau content creator yang perlu menyiapkan dan menerbitkan konten secara rutin.
Edits untuk Mac merupakan aplikasi edit video gratis yang bisa digunakan tanpa biaya langganan tambahan untuk mengakses tools editing yang ditawarkan. Buat kreator yang baru mulai atau tim kecil dengan anggaran terbatas, ini bisa menjadi pilihan untuk dicoba sebelum memutuskan memakai software berbayar.
Punya aplikasi edit video dengan fitur lengkap memang membantu. Tapi, kalau kamu sedang mencari cara edit video yang hasilnya enak ditonton, jangan hanya fokus pada efek, transisi, atau kualitas ekspornya. Konten tetap perlu punya pesan yang jelas dan alasan untuk ditonton sampai selesai.
Bagian awal video perlu memberi alasan bagi audiens untuk terus menonton. Kamu bisa membuka dengan pertanyaan yang dekat dengan keseharian mereka, pernyataan yang tidak terduga, atau visual yang langsung menunjukkan masalah.
Contohnya, daripada membuka dengan “Halo, semuanya!”, coba mulai dengan “Sudah rutin bikin konten, tapi views masih segitu-gitu saja?” Kalimat ini langsung mengangkat masalah yang mungkin dialami audiens.
Jangan hanya menggabungkan klip karena semuanya terlihat bagus. Pikirkan dulu pesan utama yang ingin disampaikan, lalu susun footage untuk mendukung pesan tersebut.
Kamu bisa memakai alur sederhana: buka dengan masalah atau pertanyaan, beri konteks, sampaikan solusi atau informasi utama, lalu tutup dengan kesimpulan. Dengan alur ini, video terasa lebih nyambung dan audiens tidak perlu menebak-nebak maksud kontennya.
Potong bagian yang terlalu panjang, sesuaikan pergantian klip dengan ritme cerita, dan gunakan transisi saat memang dibutuhkan. Pastikan musik latar tidak menutupi suara utama atau voice-over.
Fitur timeline dan audio waveform di Edits bisa membantu kamu mengatur bagian-bagian ini dengan lebih teliti. Namun, jangan sampai efek editing justru mengalihkan perhatian dari pesan video.
Kalau konten dibuat untuk brand, pilih warna, font, gaya subtitle, dan elemen grafis yang sesuai dengan identitasnya. Konsistensi visual membuat konten lebih mudah dikenali, apalagi kalau kamu mengelola beberapa format atau seri konten.
Fitur impor font dan pengaturan warna di Edits bisa membantu proses ini. Yang penting, jangan mengorbankan keterbacaan hanya demi tampilan yang terlihat keren.
Sebelum mengedit, tentukan dulu tujuan kontennya: mengajak audiens berkomentar, menyimpan video, mengunjungi profil, atau mencari informasi lebih lanjut. Setelah itu, pilih call to action (CTA) yang sesuai.
CTA tidak harus selalu berupa ajakan membeli. Kalimat sederhana seperti “Simpan dulu untuk dicoba nanti” atau “Menurut kamu, bagian mana yang paling membantu?” bisa terasa lebih natural ketika sesuai dengan isi video.
Belum. Saat diluncurkan, Edits versi desktop tersedia untuk macOS dan membutuhkan Mac dengan chip Apple Silicon, mulai dari M1 atau yang lebih baru. Artinya, aplikasi ini belum bisa digunakan di Mac dengan prosesor Intel, juga belum tersedia untuk Windows atau Linux.
Ada satu hal lain yang perlu diketahui pengguna versi mobile: audio dan text style yang tersimpan bisa diakses di Mac, tetapi proyek editing yang sama belum bisa dilanjutkan bolak-balik antara HP dan desktop. Instagram menyebut fitur lintas perangkat ini masih dalam pengembangan.
Untuk mencoba aplikasinya, kunjungi situs resmi Edits untuk Mac. Pastikan perangkatmu kompatibel sebelum mengunduhnya.
Edits bisa membantu proses produksi jadi lebih praktis. Tapi, kemampuan menggunakan aplikasi edit video hanyalah salah satu bagian dari pekerjaan content creator dan social media specialist.
Di dunia kerja, kamu juga perlu memahami target audiens, mencari insight, menyusun content plan, mengembangkan ide, menulis naskah, dan membaca performa konten. Dengan kata lain, kamu bukan hanya perlu tahu cara membuat video, tetapi juga perlu tahu kenapa video itu dibuat dan apa hasil yang ingin dicapai.
Kalau kamu ingin belajar social media dan content creation secara lebih menyeluruh, kamu bisa mengenal Job Connector Social Media & Content Creation di Purwadhika. Program ini bisa menjadi langkah untuk mempelajari proses pembuatan konten sekaligus strategi pengelolaan media sosial yang dibutuhkan di dunia kerja.
Ya. Instagram merilis Edits versi desktop untuk macOS pada 5 November 2026. Aplikasi ini dirancang untuk editing dengan layar lebih besar, mouse, dan keyboard.
Ya. Edits untuk Mac bisa digunakan gratis tanpa biaya langganan tambahan untuk fitur editing yang tersedia.
Belum. Versi desktop Edits saat ini hanya tersedia untuk macOS. Belum ada versi resmi untuk Windows atau Linux.
Bisa. Edits mendukung ekspor video hingga resolusi 4K tanpa watermark, dengan pilihan format horizontal dan vertikal.
Belum. Audio dan gaya teks yang disimpan di aplikasi mobile dapat diakses di Mac, tetapi proyek editing yang sama belum bisa berpindah secara seamless antara kedua perangkat. Fitur ini masih dalam pengembangan.
Ya. Edits versi Mac mendukung MCP, yang memungkinkan AI agent kompatibel terhubung dengan tools editing. Salah satu contoh penggunaan yang disampaikan tim Edits adalah membantu membuat rough cut sebelum kreator melanjutkan editing secara manual.
bagikan
ARTIKEL TERKAIT