Sampah organik adalah salah satu jenis sampah yang paling umum dihasilkan di rumah. Sampah organik meliputi sisa-sisa makanan, daun, sisa-sisa tumbuhan, dan bahan-bahan lainnya yang dapat membusuk. Alih-alih membuang sampah organik ke tempat pembuangan sampah, kita dapat mengolahnya di rumah untuk mengurangi dampak lingkungan, bahkan memanfaatkannya untuk keperluan pertanian atau perkebunan. Tertarik untuk mencoba? Berikut adalah beberapa cara untuk mengolah sampah organik di rumah:
Salah satu cara mengolah sampah organik di rumah adalah dengan membuat kompos. Kompos adalah hasil dari penguraian bahan organik oleh mikroorganisme menjadi bahan yang berguna untuk pupuk tanaman. Berikut langkah-langkahnya:
Pilih lokasi: Tentukan lokasi yang cocok untuk tempat kompos. Tempat yang teduh dan terlindung dari hujan adalah pilihan yang tepat.
Kumpulkan sampah organik: Kumpulkan semua sampah organik seperti sisa-sisa makanan, daun kering, potongan rumput, dan serbuk kayu.
Buat lapisan: Susun sampah organik dalam lapisan. Lapisan beragam material organik seperti daun, sisa-sisa makanan, dan potongan kayu.
Biarkan mengurai: Biarkan sampah organik mengurai sendiri selama beberapa bulan. Pastikan untuk membalik kompos secara berkala untuk mempercepat proses penguraian. Penggunaan Kompos: Setelah kompos matang, kamu dapat menggunakannya sebagai pupuk alami yang kaya nutrisi untuk tanaman.
Metode ini melibatkan penggunaan cacing tanah untuk menguraikan sampah organik. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut:
Siapkan wadah: Pilih wadah yang cocok untuk vermikompos, seperti kotak khusus atau tong drum dengan tutup.
Tambahkan cacing: Beli cacing tanah khusus yang biasa digunakan untuk vermikompos. Kemudian tambahkan cacing ke wadah kompos.
Kumpulkan sampah organik: Kumpulkan sampah organik seperti sisa-sisa makanan dan daun kering.
Beri makanan: Berikan makanan organik kepada cacing, seperti sisa-sisa makanan yang telah dihancurkan. Jangan berikan makanan berlebihan agar cacing dapat mengolahnya.
Biarkan cacing bekerja: Biarkan cacing menguraikan sampah organik selama beberapa bulan. Cacing akan menghasilkan vermikompos yang kaya nutrisi. Vermikompos dapat digunakan sebagai pupuk yang sangat baik untuk tanaman dalam pot atau kebun.
Jika ingin mengolah sampah organik dengan lebih cepat dan efisien, kamu dapat mempertimbangkan untuk menggunakan mesin pengompos. Kamu hanya perlu memasukkan sampah organik ke dalam mesin dan mesin tersebut akan mengolahnya dalam waktu singkat.
Kita juga dapat memanfaatkan sisa-sisa makanan seperti sisa sayuran, kulit telur, dan teh bekas untuk keperluan pertanian. Sampah organik ini dapat dihancurkan atau langsung dicampur dengan tanah untuk meningkatkan kualitas tanah serta menyediakan nutrisi tambahan bagi tanaman. Kamu juga bisa membuat lubang biopori agar sampah organik yang kamu campur ke tanah di kebun tidak tercecer.
Memilah sampah organik di rumah adalah langkah yang sederhana. Ini juga bermanfaat untuk menjaga lingkungan dan mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan sampah. Dengan mengikuti salah satu cara mengolah sampah organik di rumah seperti dalam ulasan di atas, kamu tidak hanya dapat mengurangi dampak lingkungan tetapi juga menghasilkan bahan bernutrisi untuk kebun atau tanaman peliharaanmu. Selamat mencoba!
bagikan
ARTIKEL TERKAIT